Kisah-Kisah Lucu Fayakhun Bakamla



1.      Fayakhun Bakamla dan Polisi
Serombongan Polisi berhenti di sebuah peternakan, dan berbicara dengan seorang peternak tua bernama Fayakhun.  Polisi berkata kepada Fayakhun, "Saya perlu memeriksa peternakan Anda karena ada laporan kepemilikan obat-obatan terlarang."
"Baiklah, tapi jangan masuk ke kandang yang ada di sana," katanya sambil menunjukkan lokasinya,” Fayakhun memperingatkan.
Polisi itu marah dan berkata, "Pak, saya memiliki wewenang." Setelah memasukkan tangannya ke saku celana belakangnya, dia melepaskan lencananya dan dengan bangga memperlihatkannya kepada Fayakhun.
"Lihat lencana ini, lencana ini berarti saya diperbolehkan pergi kemanapun saya mau... Di mana pun di negara ini... Apakah saya telah menjelaskan dengan baik? Apakah Anda mengerti?"
Fayakhun Bakamla lalu mengangguk sopan, meminta maaf, dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
Beberapa saat kemudian, Fayakhun mendengar teriakan keras dan melihat Polisi berlari menyelamatkan hidupnya karena dikejar banteng besar. Dengan banteng yang berlari semakin dekat, nampaknya dia akan terkejar sebelum mencapai pintu kandang. Polisi itu jelas nampak ketakutan.
Fayakhun Bakamla melempar alatnya, berlari ke samping kandang dan berteriak keras...
"Lencana Anda... Tunjukkan lencana Anda padanya!"
2.      Ketika Fayakhun Bakamla Menguhubungi Polisi
Fayakhun dan Istrinya baru saja duduk di tempat tidur saat mereka menyadari bahwa lupa mematikan lampu di kandang ayam di belakang rumah. Mereka mendengar suara. Tiga orang telah masuk ke kandang. Takut, mereka menelepon polisi.
Petugas Polsek menjawab bahwa mereka sedang kehabisan petugas jaga, dan dia akan mengirim seorang petugas nanti segera setelah ada yang siap.
Fayakhun dan Istrinya menunggu beberapa menit dan menelepon lagi.
Fayakhun lalu mengatakan kepada penerima telepon di Polsek, "Jangan khawatir, tidak usah mengirim petugas, saya sudah menyelesaikan para pencuri itu dan sekarang anjing-anjing saya sedang memakan mayat mereka!"
Dalam waktu kurang dari 5 menit, belasan polisi tiba dan menangkap basah para pencuri itu!
Salah satu polisi bertanya kepada orang tua itu, "Saya pikir Anda mengatakan bahwa Anda menyelesaikan pencuri itu dan anjing-anjing Anda memakannya?"
Fayakhun menjawab, "Saya pikir Anda tadi bilang, tidak ada petugas jaga yang tersedia."
3.      Fayakhun Bakamla Berbicara di Dalam Pesawat
Fayakhun Bakamla duduk di sebelah Joni di sebuah pesawat saat orang berpaling kepada Jono Kecil dan berkata, "Mari kita bicara, saya pernah mendengar penerbangan akan berjalan lebih cepat jika Anda memulai percakapan dengan sesama penumpang."
Joni kecil, yang baru saja membuka bukunya, menutupnya perlahan, dan berkata pada orang asing itu, "Apa yang ingin Anda diskusikan?"
"Oh, saya tidak tahu," kata pria asing itu. "Bagaimana dengan tenaga nuklir?"
"Baiklah," kata Jono Kecil. "Itu bisa menjadi topik yang menarik. Tapi, saya mau tanya dulu. Seekor kuda, sapi, dan seekor kambing semuanya makan rumput. Makanan yang sama. Namun seekor kambing mengeluarkan tahinya sedikit bulat-bulat, sementara seekor sapi ternyata mengeluarkan tahi yang datar lembek, dan seekor kuda menghasilkan bulatan
bulatan kering. Kira-kira menurut Anda mengapa hal seperti itu bisa terjadi?"
"Astaga," kata pria itu. "Saya tidak punya ide mengenai hal itu."
"Kalau begitu," kata Jono Kecil, "Bagaimana Anda merasa memenuhi syarat untuk mendiskusikan tenaga nuklir jika bicara tahi saja Anda tidak paham?"



Komentar